Senin, 03 September 2012

Jalan Terus....


Sudah lama sekali sejak saya terakhir menulis di blog ini. Many things happened, good and bad. Tapi hidup harus jalan terus, seperti saya akan terus mencoba menulis disini….

"tapi apapun yang terjadi akan kujalani akan kuhadapi dengan segenap hati, walau ku terluka memang ku terluka tak pernah ku lari dari semua ini...."
(Sheila On 7 - Jalan Terus)

Rabu, 11 Juli 2012

JUARA BASKET HUT REKIND 2012


Pertandingan basket dalam rangka menyambut HUT Rekind akhirnya telah sampai di di penghujung acara, final, dengan mempertemukan tim Engineering (EPC) vs tim Rekayasa Engineering (RE).  Kedua tim ini sejak awal memang telah diprediksi akan bertemu di final karena memiliki materi pemain yang baik. Boleh dibilang pemain-pemain basket terbaik di Rekayasa Industri Groups berkumpul semua di kedua tim ini.

Pertandingan berlangsung hari senin 09 Juli 2012, sore hari selepas pulang kantor dengan penonton yang sudah berjubel di luar lapangan. Mayoritas penonton adalah supporter RE yang notebene memang terkenal paling kompak seantero kantor dan terkenal paling provokatif haha.

Tim engineering kali ini tampil dengan formasi lengkap, kecuali Bang Wilko yang  baru menyusul di tengah pertandingan dan ditambah mas Agung yang baru balik dari Houston. Sedangkan RE sendiri tidak tampil full team, ada center nya yang tidak hadir sehingga tim mereka praktis didominasi oleh pemain di Posisi Guard.

Di pihak EPC, saya dan Dhani celakanya sedang tidak enak badan. Kami berdua sedikit demam saat menjelang pertandingan. Sedangkan jagoan tim RE, Darma, jarinya terluka akibat pertandingan di kampungnya. Tapi ternyata keseluruhan pertandingan tetap berjalan seru :D

Sebelum pertandingan kami berdoa memohon kemudahan dalam pertandingan. Ini adalah pertandingan pertama kami saat matahari masih belum bersembunyi dan pertama kalinya ditonton banyak orang. Strategi kami adalah bermain se-efektif mungkin, bermain box-one dengan khusus me-marking Darma, defensive rebound yang kuat, dan usahakan fastbreak.



Dan sebelum pertandingan, kedua tim saling foto-foto dulu pastinya!hehe.




Pertandingan berlangsung dalam 2x20 menit, tiap babak punya kesempatan 3x time out, sedangkan peraturan lainnya sama seperti biasa. Starting line up tim kami adalah : John (PG), Dhani (SG), Jeff (SF), Ersa (PF), dan Mahisa aka Jambrong (C).

Jump ball pun mengawali jalannya pertandingan mahapenting ini.


Di awal pertandingan ini tim EPC langsung tancap gas dengan memasukkan 6 poin beruntun. Tim kami memusatkan permainan pada bagian dalam karena sadar kami sangat unggul di bigman. Beberapa kali kami berhasil mendapatkan poin melalui Mahisa dan Saya.  Kami berdua menjadi pusat permainan EPC kali ini.

Seringpula lewat aksi under ring, kami memperoleh foul dan beberapa kali dapat foul-in juga. Free throw pun persentase masuknya sedang bagus-bagusnya. Kami hampir selalu mendapatkan defensive rebound, namun kami tidak bisa melakukan fastbreak karena pemain RE sangat disiplin dalam bertahan. Offensive rebound pun terkadang kami dapatkan.

Saya sendiri beberapa kali mencoba shooting 2-point karena merasa shooting saya lagi bagus, tapi sayangnya ga ada yang masuk haha dan berikutnya tidak lagi mencoba shoot. Di tim EPC hanya Dhani yang shooting nya masuk beberapa kali. Sisanya hancur!haha. Termasuk Jeff yang biasanya bagus shooting-nya.

Sedangkan RE yang tim nya didominasi oleh Guard bermain dengan mengandalkan shooting. Pemain mereka kesulitan menembus bigman kami. Darma dan Agung sangat dominan pada permainan RE. Penguasaan bola RE didominasi oleh Darma, singkatnya dia sendirian men-dribble bola menghadapi kami dengan kondisi di man-marking oleh John dan berhasil membuat poin (gak ngerti lagi lah). Uletnya Darma membuat John beberapa kali terpaksa melakukan foul, tensi permainan sempat meningkat.

RE banyak mencuri poin melalui fastbreak, bukan dari defensive rebound namun dari kesalahan kami dalam melakukan passing. Passing kami seringkali terlalu lemah atau bisa terbaca oleh RE sehingga langsung di fastbreak oleh Agung dan Darma. Mereka berdua ini juga sering mendapatkan poin melalui 3-point shoot.

Babak pertama kemudian berhenti sejenak ketika adzan maghrib berkumandang. Tim EPC sementara masih unggul namun tidak jauh. Kesempatan ini kami pergunakan untuk beristirahat dan menyusun ulang strategi. Tidak enaknya pertandingan 2x20 menit adalah singkatnya waktu istirahat, sedangkan time-out tidak bisa dipakai begitu saja karena sengaja disimpan untuk kondisi kritis.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir skor tidak banyak berubah. Tim EPC unggul sekitar 25-13, perbedaan poin nya tidak terlalu jauh sehingga kami masih belum tenang. Saat itu saya sudah cukup kelelahan, karena setelah EPC CUP Futsal (efek capeknya luar biasa) saya sudah tidak pernah lagi berolahraga akibatnya fisik menjadi tidak terjaga.



Di awal babak kedua gaya permainan kedua tim tidak banyak berubah. Tim EPC masih mengandalkan Mahisa yang di final ini tampil on-fire dan Tim RE masih mengandalkan Darma yang kayanya ga bisa capek!. Namun tensi permainan meningkat pesat, kedua tim bermain keras dan penuh semangat. Beberapa kali manuver tim EPC terpaksa dihentikan melalui foul oleh RE dan begitu juga sebaliknya. Tak terhitung berapa kali protes dilancarkan kepada wasit dan kedua tim sampai berjatuhan merebut bola di lapangan. John dan Agung seringkali bergantian diganti karena emosi mereka terbakar.

Di pertengahan akhir babak kedua pertandingan kedua tim menjadi tidak serapi sebelumnya. Tim EPC yang kelelahan sengaja memperlambat tempo dengan bermain lambat, namun passing yang kurang sempurna dimanfaatkan RE yang cepat dalam melakukan steal dan mengakhirinya dengan poin. Tim EPC juga mulai sering melakukan fastbreak karena defense RE tidak lagi sebaik sebelumnya. EPC dan RE saling bergantian mencetak poin.

Bisa dibilang bintang di pertandingan ini adalah Mahisa, walaupun tampak kelelahan ia tetap eksplosif di babak kedua. Mahisa bahkan berhasil melakukan alley-up lewat umpan cerdik dari John. Pemain dalam RE sangat kewalahan menghadapinya terutama dalam rebound. Memang Mahisa dan saya sampai seringkali berebut offensive rebound.

Menuju akhir pertandingan, RE merubah gaya permainannya dengan hanya melakukan 3-point shoot jauh di luar garis three point, dan ternyata sering masuk! EPC agak keteteran kali ini dan berusaha membalas. Untungnya beberapa kali kesempatan serangan balik bisa dituntaskan dengan baik dan free throw yang kami dapat bisa dimanfaatkan dengan baik pula. Namun permainan EPC cenderung menjadi monoton, poin-poin kami pun hanya berasal dari offensive rebound yang diakhiri dengan under basket.

Di 3 menit terakhir EPC mengulur waktu dengan hanya melakukan passing di luar garis three point. Fisik kami sudah sangat terkuras. Di tim EPC hanya saya dan Jeff yang tidak pernah diganti jadi capeknya sudah luar biasa. Saya sendiri menyimpan energi dan fokus membantu defense saja.

Menjelang satu menit terakhir, Dhani berhasil melakukan shoot spektakuler. Dalam posisi fade away ia melepaskan 2-point shoot sambil terjatuh akibat dorongan pemain lawan dan masuk!! Mental tim EPC serta merta naik hingga kemudian peluit berbunyi tanda pertandingan telah berakhir untuk kemenangan tim EPC. Skor akhir pertandingan ini 39 vs 25, cukup menggambarkan ketatnya pertandingan karena biasanya tim EPC selalu menang dengan minimal double score.

Pertandingan yang sangat memuaskan. Dari segi kualitas permainan dan proses poin yang tercipta, ini adalah pertandingan terbaik kami. RE juga adalah lawan terbaik kami di keseluruhan kompetisi. Malam itu pun kami akhiri dengan selebrasi ala pemain bola di tengah lapangan hehe. Thanks Team!!